SDN Susukan Laksanakan Ujian Tengah Semester Berbasis Digital: Langkah Maju Menuju Pendidikan Modern

Kabupaten Bogor, 10 Oktober 2025 — Sekolah Dasar Negeri (SDN) Susukan kembali mencatatkan langkah progresif dalam dunia pendidikan dasar dengan melaksanakan Ujian Tengah Semester (UTS) secara digital. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah untuk mengintegrasikan teknologi ke dalam sistem pembelajaran sekaligus mendukung program transformasi digital pendidikan yang dicanangkan pemerintah.

Pelaksanaan UTS berbasis digital ini dilakukan melalui perangkat tablet dan komputer yang telah disiapkan oleh sekolah, bekerja sama dengan orang tua murid dan dukungan dari Dinas Pendidikan setempat. Seluruh siswa kelas IV hingga kelas VI mengikuti ujian dengan menggunakan aplikasi ujian khusus yang dapat diakses secara offline dan online, tergantung kebutuhan dan ketersediaan perangkat.

Kepala SDN Susukan, Ibu Rina Kartikasari, S.Pd., menjelaskan bahwa penggunaan sistem digital dalam ujian bukan hanya mengikuti tren, tetapi juga sebagai bentuk adaptasi terhadap perkembangan zaman. “Anak-anak kita saat ini hidup di era digital. Sudah saatnya dunia pendidikan juga bergerak ke arah yang sama agar mereka tidak tertinggal. Melalui ujian digital ini, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa teknologi bisa digunakan secara positif dan produktif,” ujarnya.

Persiapan Matang dan Pelatihan Sebelum Ujian

Sebelum pelaksanaan ujian, para siswa telah diberi pelatihan singkat mengenai cara menggunakan aplikasi ujian digital. Para guru pun mendapatkan bimbingan teknis agar dapat membantu siswa selama proses ujian berlangsung. Sekolah juga melakukan simulasi ujian beberapa hari sebelumnya untuk memastikan kelancaran teknis dan kesiapan siswa.

“Awalnya kami khawatir anak-anak akan kesulitan, apalagi bagi yang belum terbiasa menggunakan perangkat digital. Tapi setelah pelatihan dan simulasi, ternyata mereka cukup cepat beradaptasi. Bahkan banyak yang merasa lebih semangat karena suasananya berbeda dari ujian biasa,” tambah Ibu Rina.

Para orang tua juga turut dilibatkan dalam proses ini. Sekolah mengadakan pertemuan khusus untuk menjelaskan sistem dan manfaat ujian digital. Banyak dari mereka mengaku senang karena anak-anak mereka bisa belajar teknologi sejak dini, apalagi jika ke depannya pembelajaran digital menjadi standar di dunia pendidikan.

Manfaat Langsung dan Dampak Positif

Penerapan ujian digital ini membawa sejumlah manfaat langsung. Salah satunya adalah efisiensi dalam proses koreksi dan penilaian. Dengan sistem otomatis, hasil ujian bisa langsung dikalkulasi dan dianalisis, sehingga guru dapat lebih cepat memberikan umpan balik kepada siswa.

Selain itu, penghematan penggunaan kertas juga menjadi perhatian penting. Dengan beralih ke ujian digital, sdn susukan ikut berkontribusi dalam gerakan ramah lingkungan dengan mengurangi penggunaan kertas dan alat tulis.

Dari sisi siswa, penggunaan teknologi dalam ujian justru memacu semangat belajar. Banyak yang merasa bahwa metode digital lebih menarik dan tidak membosankan. Mereka juga belajar untuk lebih mandiri dalam mengoperasikan perangkat dan memahami instruksi secara digital.

Harapan ke Depan

Pihak sekolah berharap bahwa inovasi ini tidak berhenti hanya pada UTS, tetapi bisa terus dikembangkan untuk kegiatan pembelajaran lainnya, seperti tugas proyek, ujian akhir, bahkan dalam proses belajar mengajar harian.

“Kami ingin SDN Susukan menjadi sekolah dasar yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar pendidikan karakter. Teknologi hanyalah alat, yang terpenting adalah bagaimana kita menggunakannya untuk membentuk generasi yang cerdas, mandiri, dan berakhlak,” tutur Kepala Sekolah di akhir wawancara.

Dengan suksesnya pelaksanaan Ujian Tengah Semester berbasis digital ini, SDN Susukan membuktikan bahwa inovasi di tingkat sekolah dasar bukan hanya mungkin dilakukan, tetapi juga dapat berhasil dengan persiapan yang matang dan kolaborasi semua pihak — sekolah, siswa, orang tua, dan pemerintah.